Lembaga Pengembangan Akademik Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses menyelenggarakan Workshop dan Pendampingan Penyusunan Buku/Bahan Ajar pada Mata Kuliah Prodi Berbasis Outcome Based Education (OBE). Acara ini digelar pada Selasa, 10 Juni 2025, pukul 08.00-15.30 WIB, bertempat di Aula Badi Nguzaman Lantai 5 Fakultas Teknik dan Sains UMP. Wokshop ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan dan kemampuan dosen dalam membuat bahan ajar yang memadai, inovatif dan kreatif sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi di lingkungan akademisi di UMP. Workshop ini diikutioleh TIM Dosen Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Pendidikan Agama; Pendidikan Bahasa Indonesia; Pendidikan Pancasila;dan Pendidikan Kewarganegaraan; dan Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) Pendidikan Bahasa Inggris; Kewirausahaan Islami; AIK Kemuhammadiyahan Multikultural dan dipandu oleh moderator Dr. Onok Yayang Pamungkas, M.Pd. selaku Ketua Bidang Pengembangan Kuriulum Lembaga Pengembangan Akademik (LPA) UMP.
Acara workshop tersebut dibuka dengan sambutan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Assoc. Prof. Saefurohman, Ph.D. dan pengarahan oleh Ketua LPA Assoc. Prof. Dr. Ir. Aman Suyadi, M.P. Hadir sebagai narasumber berkompeten Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS, Ak. CA. yang memiliki pengalaman sangat luas terkait penulisan buku dan bahan ajar. Dalam workshop tersebut, Dr. Wing memberikan pelatihan secara intensif kepada para Tim Dosen MKWK dan Tim Dosen MKWU mengenai cara membuat buku ajar dan bahan ajar digital menggunakan berbagai platform online berbasis Artificial Intelligence (AI). Peserta workshop diajar untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi terbaru dalam pendidikan yang dapat membantu mereka menciptakan materi pembelajaran yang interaktif dan menarik bagi mahasiswa.
Ketua LPA Assoc. Prof. Dr. Ir. Aman Suyadi, M.P. menyampaikan bahwa pembelajaran pada saat ini menuntut adanya perubahan pada sudut pandang adanya penyelenggaraan perkuliahan yaitu bila sebelumnya perkuliahan dalam kerangka transfer ilmu dan keterampilan, namun pada abad 21 ini perkuliahan diarahkan untuk mengimplementasikan pada Kurikulum OBE yang mengacu pada luaran sesuai dengan Capaian Pembelejaran dengan pendekatan bakat dan minat mahasiswa, maka dibutuhkan buku dan bahan ajar yang relevan, menarik dan inovatif. Artinya dengan memaksimalkan bahan ajar dapat digunakan mahasiswa untuk membantu proses pembelajaran, bahkan bisa melakukan pembelajaran secara mandiri. Buku ajar dan dan bahan ajar yang disusun secara sistematis dapat menciptakan suasana berkesan dan menyenangkan untuk belajar.
Ada dua sesi materi workshop yaitu materi pertama menjelaskan tentang buku dan bahan ajar, selanjutnya sesi kedua praktik penyusunan rancangan bahan ajar berbasis platform online berbasis AI. Secara rinci Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS, Ak. CA menjelaskan alur analisis dan langkah-langkah penyusunan buku dan bahan ajar. Buku Ajar dan bahan ajar berperan bagi dosen dapat memberikankesempata menjadi fasilitator yang efektif dalam proses pembelajaran dan perkuliahan menjadi aktif dan tidak membosankan. Kelebihan lainnya adalah buku ajar dan bahan ajar berfungsi untuk meningkatkan minat mahasiswa dalam pembelajaran dikelas sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta mahasiswa dapat belajar kapan dan dimana saja melalui e-learning. “Gajah mati meninggalkan gading; Harimau mati meninggalkan kulit; dan Ilmuan mati meningglkan karya buku” quote Dr. Wing diawal materi penyusunan buku dan bahan ajar.

Harapannya melalui wokshop buku dan bahan ini dapat membantu performa mengajar para dosen MKWK dan MKWU di Lingkungan UMP dan pentingnya peningkatan adaptasi terhadap perkembangan teknologi untuk menghadirkan perkuliahan yang menyenangkan dan berkesan tetapi mampu memotivasi mahasiswa untuk belajar dengan lebih semangat. Peningkatan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan berbasis platform online berbasis AI diharapkan menjadi salah satu upaya LPA UMP untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu akademik dan pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa (Wrt_10/06/2025_LPA UMP).


